Langsung ke konten utama

Surat Cinta Seseorang Kepada Seseorang, Mimpi2

    08.25 Tanggal 30 Bulan 06 Tahun 2013


      Mimpi kali ini sesungguhnya sangat rumit dan sangat panjang, tapi saya akan menceritakan seingat saya. Memang mimpi ini sangat sulit diucapkan secara lisan apalagi dalam tulisan, singkat cerita; Pada suatu hari di tengah hujan saya membawa sebuah koper hitam dan memakai kemeja putih berdasi merah pada saat itu saya lari ke "Bean" (Bean adalah warnet) untuk berteduh. Tempat itu serasa bukan tempat itu, di sana saya bertemu dengan saudara saya bernama Singa (nama disamarkan) . Di sana saya memohon dan meminta maaf kepadanya karena saya tidak mengucapkan selamat ulang tahun kepadanya (dan hal ini sungguh terjadi) lalu dia memaafkanya dan dia mengajak saya bermain PB (Point Blank) bersamanya.
    Entah mengapa mimpi ini berubah menjadi di pagi yang cerah, nah saat pagi yang cerah ini saya sedang menulis surat cinta. Saya menulis surat cinta itu untuk seseorang yang untuk diberikan lagi kepada seseorang dan seseorang yang ke-2 adalah si "merpati"; dan saya anehnya menulis surat cinta itu dengan ada sesuatu yang disisipkan di kanan dan di kirinya.
      Lalu saya tiba-tiba berpakaian rapih dan saya diaantar oleh si Singa dan si Api (si Api adalah teman saya, dia seorang pria). Saat sudah ada di TKP, si Merpati sudah ada di sana tapi seseorang yang pertama tidak ada di sana; entah mengapa saya saat itu merasa gelisah sekali dalam mimpi ini, dan saya bertanya kepada dirisaya sendiri "Ini mimpikan?!BANGUN!!" lalu saya terbangun dari mimpi ini....

Postingan populer dari blog ini

Hidup yang Aku Inginkan, Mimpi 11

Mimpi --/--/2016 Hari-hari dijalani seperti biasa, tidak ada yang menarik ataupun tanda-tanda yang spesial tapi malam ini aku mendapati mimpi yang spesial... kisaran pukul 3 pagi aku mendapati mimpi ini... Ada tiga orang sosok yang mendatangi rumahku saat itu. tiga sosok itu masih blur  dari kejauhan, tidak jelas siapa ke-3 orang itu. Perlahan-lahan mereka menghampiri rumahku, akhirnya mereka masuk ke dalam rumahku. Saat itu aku tidak tahu mereka, aku sedang berada di dalam kamarku, salah satu tempat terindah di dunia. Mereka bertiga duduk di kursi di ruang tamu, aku tidak peduli siapa itu tapi, tidak lama orang tuaku memanggil ku untuk keluar kamar dan menemui tamu-tamu itu. Aku pun mematuhi perintah orang tuaku dan segera keluar kamar. Aku ingat saat itu aku mengenakan baju koko berwarna putih dan celana bahan hitam yang biasa aku kenakan untuk pergi ke masjid. Yah... aku keluar dari duniaku. Aku keluar kamar dan menemui tamu-tamu tersebut, aku lihat wajah-wajah ta...

Taming, Mimpi 14

14/03/2017       Mimpi ini aku dapati saat sedang tidur siang di hari selasa, hari ini tidak sekolah, karena ada kegiatan OSN di sekolah ku.      Di hutan entah berantah, di hutan dengan pepohonan yang sanggat besar dan tinggi, pohon-pohon itu terlihat seperti pohon cemara, tepatnya seperti hutan RedWood di game ARK. Di Redwood ini ada sebuah koloni manusia yang terdiri dari anak-anak kelas ku. Pakaiannya persis seperti hide cloth di game ARK. Hutannya sangat indah, dengan pepohonan dan bioma yang khas. Tapi ada yang aneh disini, di sini aku menikah dengan si SJR. Pernikahannya dilangsungkan di tengah hutan Redwood tersebut, jika tidak salah saat itu waktunya adalah pagi hari dengan masih berkabut. Semua orang di koloni kami mengucapkan selamat, ada banyak yang aneh mengapa aku bisa mendapatkan si SJR, ada juga yang terkejut seraya berkata "Cieeee, edan euy maneh bisa meunangkeun si eta." Tapi ucapan selamat yang paling aku ingat adalah...

Vila, Mimpi 13

12/03/2017    Barudak kelas ku (XII A6) sedang berlibur ke vila, entah vila itu berada di mana, yang jelas jenis bangunan vilanya adalah berarsitektur seperti gedung putih, ya seperti vila jaman dahulu, cat nya berwarna putih, dan cukup besar untuk kami. Entah mengapa saat  kami sudah berada di vila tersebut, bukannya kami bersenang-senang malahan kami belajar. Hanya sebagian dari kami yang mengikuti pelajaran di vila itu, tidak tahu pelajaran apa itu jelasnya. Sebgian lagi kalau tidak salah telat atau jam siang, yang jelas sebagian (absen atas) ada di kelas ini. Kelas ini seperti kelas di SSC saat aku SD hanya saja bangukunya adalah pergabungan antara bangku tempat les dan bangku sekolah (kelas 12). Aku tidak ingat pelajaran apa itu, tapi saat dipenghujung jam terakhir, saat pergantian kelas, tiba-tiba ada temanku bernama si Depanku tiba-tiba pingsan dan kejang-kejang. Refleks semuanya melihat padanya, semua orang terheran-heran mengapa dia bisa seperti itu. Tidak la...