Langsung ke konten utama

Pertandingan Tinju, Mimpi1

     Pukul 04.57 pagi Tanggal 29 Bulan Juni Tahun 2013 ~ Mimpi yang cukup aneh ya itu mimpi tentang orang-orang saya kenal. Mimpi tentang anak anak sekolah. 
     SIngkat cerita, Mimpinya yaitu, pada saat itu saya berada di sekolah menengah pertama (SMP) . Di sana (SMP) ada suatu pertandingan, yaitu pertandingan tinju, semua orang bersorak-sorai... sebenarnya cuma anak-anak sekelas saya saja sih... dan di sana para perseta tinju sedang bersiap-siap, dan di sana seperti terdengar lagu "Jet, jet jet jet, jet jet jet, jet jet jet.... dan seterusnya. Dilihat lihat peserta tijunya itu adalah si merpati dan si tikus mereka adalah teman saya. Benar, si merpati (si merpati adalah wanita dan dia cukup cantik)  berada di sisi berwarna pink sedangkan si tikus berada di sisi berwarna biru, tapi anehnya pak Bohlam (nama disamarkan) sebagai wasit, padahal pak Bohlam adalah guru SD saya. 
     Yeaaaahhhhh.... teman-teman yg menonton pertandingan tinju bersorak, si merpati dan si tikus pun bersiap melakukan pertandingan, tapi anehnya saya memakai baju wasit dan memakai sarung tinju di sisi merah. "TENG' bel tinju berbunyi, si tikus hanya melakukan gerakan menghindar dan saya saat itu mendukung si tikus. Akhirnya entah mengapa si tikus terpaku melihat si merpati , si merpati tetap menyerang si tikus dan pak Bohlam menghentikan pertandingan, lalu si tikus didiskualifikasi dan si tikus pun kalah. Saya saat itu kecewa terhadap si tikus dan saya menasihatinya dengan marah-marah seraya berkata "Kunaon maneh bisa eleh?! Maneh tinggal tinju si merpati siga kieu (sambil meinju sarung tinju yang tertancap di tanah). Itulah singkat cerita... dan saya terbangun.

Postingan populer dari blog ini

Hidup yang Aku Inginkan, Mimpi 11

Mimpi --/--/2016 Hari-hari dijalani seperti biasa, tidak ada yang menarik ataupun tanda-tanda yang spesial tapi malam ini aku mendapati mimpi yang spesial... kisaran pukul 3 pagi aku mendapati mimpi ini... Ada tiga orang sosok yang mendatangi rumahku saat itu. tiga sosok itu masih blur  dari kejauhan, tidak jelas siapa ke-3 orang itu. Perlahan-lahan mereka menghampiri rumahku, akhirnya mereka masuk ke dalam rumahku. Saat itu aku tidak tahu mereka, aku sedang berada di dalam kamarku, salah satu tempat terindah di dunia. Mereka bertiga duduk di kursi di ruang tamu, aku tidak peduli siapa itu tapi, tidak lama orang tuaku memanggil ku untuk keluar kamar dan menemui tamu-tamu itu. Aku pun mematuhi perintah orang tuaku dan segera keluar kamar. Aku ingat saat itu aku mengenakan baju koko berwarna putih dan celana bahan hitam yang biasa aku kenakan untuk pergi ke masjid. Yah... aku keluar dari duniaku. Aku keluar kamar dan menemui tamu-tamu tersebut, aku lihat wajah-wajah ta...

Vila, Mimpi 13

12/03/2017    Barudak kelas ku (XII A6) sedang berlibur ke vila, entah vila itu berada di mana, yang jelas jenis bangunan vilanya adalah berarsitektur seperti gedung putih, ya seperti vila jaman dahulu, cat nya berwarna putih, dan cukup besar untuk kami. Entah mengapa saat  kami sudah berada di vila tersebut, bukannya kami bersenang-senang malahan kami belajar. Hanya sebagian dari kami yang mengikuti pelajaran di vila itu, tidak tahu pelajaran apa itu jelasnya. Sebgian lagi kalau tidak salah telat atau jam siang, yang jelas sebagian (absen atas) ada di kelas ini. Kelas ini seperti kelas di SSC saat aku SD hanya saja bangukunya adalah pergabungan antara bangku tempat les dan bangku sekolah (kelas 12). Aku tidak ingat pelajaran apa itu, tapi saat dipenghujung jam terakhir, saat pergantian kelas, tiba-tiba ada temanku bernama si Depanku tiba-tiba pingsan dan kejang-kejang. Refleks semuanya melihat padanya, semua orang terheran-heran mengapa dia bisa seperti itu. Tidak la...

Dua Fraksi, Mimpi 16

--/--/----        Hmmm...  Aku rasa aku berada di tempat yang sudah tidak asing bagi ku. Langit biru dengan beberapa gundukan awan putih, mataku melihat ke langit. Sudah lama rasanya aku tidak mengunjungi tempat ini sudah hampir 1 tahun mungkin atau lebih. Tempat yang dulu mempunyai kenangan indah, takpernah ku lupakan, belakang masjid. Dulu di sini aku sering sekali bermain bersama teman temanku, bermain bola dan lainnya, tapi kini aku di sini bukan untuk bermain, aku berada di tempat ini di dunia mimpi.    Terlihat seperti ada dua kelompok besar yang beranggotakan teman-teman ku. Entah berapa orang yang jelas sangat banyak, tempat ini serasa bertambah luas. Aku lihat ini seperti ada permainan "perang-perangan", ada dua kubu kalau tidak salah kubu merah dan kubu biru atau biru untuk yang pro islam dan merah untuk kontra islam. Ya, kami seperti bermain permainan perang seperti catur atau video game civilization, bermain dengan bergiliran anta...