Langsung ke konten utama

Apakah Mimpi Memiliki Arti?

Apakah Mimpi itu Memiliki Sebuah Arti?

     Mungkin anda pernah bermimpi sesuatu yang anda kira memiliki arti, mimpi itu memang cukup membuat anda gelisah. Memang ada yang percaya bahwa mimpi itu memiliki arti seperti: 
Bermimpi melihat atau disembur ular. Artinya, akan mendapatkan jodoh (bagi yang lajang) atau disukai lawan jenis.
Bermimpi dipagut atau digigit ular. Artinya, akan disakiti orang.
Bermimpi melihat ular banyak. Artinya, akan panjang umur.
Bermimpi dikelilingi ular banyak. Artinya, akan ada banyak orang yang memusuhi

Mungkin yang seperti itu

Tegas sebagai umat muslim saya berpegangan teguh kepada Al-Qur'an dan Hadist yang sahih, dan sebagai materi untuk mengetahui sebuah mimpi lihat "Mimpi dalam Islam" tapi keputusan di tangan anda, percaya atau tidak percaya terhadap arti mimpi (seperti yang ada di atas) itu terserah anda.

Permasalahan:
     Apakah mimpi itu memiliki sebuah arti?

Pemikiran:
     Menurut Judul-adalah-Judul mimpi itu lebih condong memberi peringatan ketimbang arti, mengapa? Lihat perumpamaannya. Dulu saya pernah bermimpi, sebuah mimpi yang cukup membuat saya terperingati. Singkat cerita: Pada saat itu saya dan 2 orang teman saya sedang "momotoran" (mengemudi motor yang tujuannya untuk bermain) dengan membonceng 2orang dalam 1 motor (repti/rengkep tilu ) dan saya tidak tahu tempatnya di mana. Momotoran-nya itu medaki sebuah bukit dan menaiki-menuruni tangga menggunakan motor. Setelah beberapa lama, tib-tiba motor itu hilang dan kami ber-3 berjalan pulang dengan jalan kaki. Kami pulang dengan jalan masing-masing dan saat itu sudah malam hari, lalu saya pulang dengan melalui jalan kosong dengan ada lampu jalan bercahaya merah. Mula-mula saya berjalan santai seperti biasa, kemudian saya berjalan cepat, kemudian saya agak lari, kemudian saya lari, dan akhirnya saya lari sekencang mungkin. Saat saya lari ada Grim Reaper, si Grim Reaper itu berada di pinggir jalan dan berukuran raksasa, dia berusaha membacok saya dengan scythe-nya, tapi saya menghindar dan saya tetap lari. Ternyata si Grim Reaper itu ada dua dan yang kedua berhasil membacok saya, tapi anehnya saya tidak terbangun dari mimpi itu, lalu saya berlari ke sebuah gua yang gelap.setelah saya lari di gua yang gelap tadi, saya berhasil keluar dari gua tersebut, dan anehnya saya sampai di sebuah kamar ber-pencahayaan/berlampu merah, dan di sana ada kaka saya (dia seorang perempuan) dan dia sedang membaca Al-Quran, lalu saya keluar dari kamar tersebut dan saat saya keluar di sana ada kedua orang tua saya, mereka terlihat marah saat saya datang dan entah mengapa di mimpi itu saya menangis dan meminta maaf kepada orang tua saya karena saya tidak mengerjakan solat subuh (memang benar pada hari itu saya tidak solat subuh). Lalu saya terbangun dari mimpi itu.

Kesimpulan:
     Kesimpulannya; kita bisa ambil dari cerita di atas, coba kita lihat dari pengalaman mimpi di atas, sangat susah mengambil arti dari sebuah mimpi. Coba sekarang apa arti dari momotoran itu? memang setiap mimpi, jika kita cermati mempunyai arti masing masing, jadi arti momotoran di mimpi ini dan di mimpi yang lain itu berbeda, mungkin
     Tapi di sini lebih condong ke sebuah peringatan ketimbang arti. Peringatan itu dapat diambil dari saat saya meminta maaf karena saya tidak mengerjakan solat subuh, jadi peringatannya kita harus lebih rajin dalam beribadah, jangan sampai ada yang terlewat dan kita harus meminta maaf kepada orang tua saat kita berbuat salah.

Sekian Wassalam

Postingan populer dari blog ini

Hidup yang Aku Inginkan, Mimpi 11

Mimpi --/--/2016 Hari-hari dijalani seperti biasa, tidak ada yang menarik ataupun tanda-tanda yang spesial tapi malam ini aku mendapati mimpi yang spesial... kisaran pukul 3 pagi aku mendapati mimpi ini... Ada tiga orang sosok yang mendatangi rumahku saat itu. tiga sosok itu masih blur  dari kejauhan, tidak jelas siapa ke-3 orang itu. Perlahan-lahan mereka menghampiri rumahku, akhirnya mereka masuk ke dalam rumahku. Saat itu aku tidak tahu mereka, aku sedang berada di dalam kamarku, salah satu tempat terindah di dunia. Mereka bertiga duduk di kursi di ruang tamu, aku tidak peduli siapa itu tapi, tidak lama orang tuaku memanggil ku untuk keluar kamar dan menemui tamu-tamu itu. Aku pun mematuhi perintah orang tuaku dan segera keluar kamar. Aku ingat saat itu aku mengenakan baju koko berwarna putih dan celana bahan hitam yang biasa aku kenakan untuk pergi ke masjid. Yah... aku keluar dari duniaku. Aku keluar kamar dan menemui tamu-tamu tersebut, aku lihat wajah-wajah ta...

Taming, Mimpi 14

14/03/2017       Mimpi ini aku dapati saat sedang tidur siang di hari selasa, hari ini tidak sekolah, karena ada kegiatan OSN di sekolah ku.      Di hutan entah berantah, di hutan dengan pepohonan yang sanggat besar dan tinggi, pohon-pohon itu terlihat seperti pohon cemara, tepatnya seperti hutan RedWood di game ARK. Di Redwood ini ada sebuah koloni manusia yang terdiri dari anak-anak kelas ku. Pakaiannya persis seperti hide cloth di game ARK. Hutannya sangat indah, dengan pepohonan dan bioma yang khas. Tapi ada yang aneh disini, di sini aku menikah dengan si SJR. Pernikahannya dilangsungkan di tengah hutan Redwood tersebut, jika tidak salah saat itu waktunya adalah pagi hari dengan masih berkabut. Semua orang di koloni kami mengucapkan selamat, ada banyak yang aneh mengapa aku bisa mendapatkan si SJR, ada juga yang terkejut seraya berkata "Cieeee, edan euy maneh bisa meunangkeun si eta." Tapi ucapan selamat yang paling aku ingat adalah...

Vila, Mimpi 13

12/03/2017    Barudak kelas ku (XII A6) sedang berlibur ke vila, entah vila itu berada di mana, yang jelas jenis bangunan vilanya adalah berarsitektur seperti gedung putih, ya seperti vila jaman dahulu, cat nya berwarna putih, dan cukup besar untuk kami. Entah mengapa saat  kami sudah berada di vila tersebut, bukannya kami bersenang-senang malahan kami belajar. Hanya sebagian dari kami yang mengikuti pelajaran di vila itu, tidak tahu pelajaran apa itu jelasnya. Sebgian lagi kalau tidak salah telat atau jam siang, yang jelas sebagian (absen atas) ada di kelas ini. Kelas ini seperti kelas di SSC saat aku SD hanya saja bangukunya adalah pergabungan antara bangku tempat les dan bangku sekolah (kelas 12). Aku tidak ingat pelajaran apa itu, tapi saat dipenghujung jam terakhir, saat pergantian kelas, tiba-tiba ada temanku bernama si Depanku tiba-tiba pingsan dan kejang-kejang. Refleks semuanya melihat padanya, semua orang terheran-heran mengapa dia bisa seperti itu. Tidak la...