Langsung ke konten utama

Misi, Mimpi5

09.00 ~ 10-07-2013

     Sungguh sangat aneh mimpi kali ini, memang tidak ada arti yang jelas dalam  mimpi yang satu ini. Singkat cerita; Di suatu saat pada cuaca buruk di tengah hujan si Gendats (kucing saya) sedang ada di depan rumah dan dia ternyata sedang melahirkan, dia melahirkan tiga ekor anak kucing yang lucu-lucu dan aneh nya tiga anak ekor kucing itu dapat berbicara terhadap saya (tentu...bahasa indonesia masa bahasa kucing-_-) saat mereka bicara terhadap saya, saya tak tahu apa yang mereka bicarakan terhadap saya.
      Seperti mimpi orang pada umumnya, mimpi itu selalu berubah-ubah. Mimpi yang tadi tiba-tiba berubah menjadi mimpi yang berceritakan menyelesaikan sebuah 'misi' dan lebih seru karena mimpi kali ini seperti sebuah film 'action'. Singkat cerita; Pada suatu saat saya dan para peserta yang lain sedang mengikuti pertandingan lari maraton, pesertanya terdiri dari: teman teman SMP dan orang yang saya tidak kenal (ada 3 orang). Pada saat sedang mengikuti lomba tersebut, tiba-tiba ada sesuatu kejadian yang mengacaukan kejadian tersebut (entah apa, tapi jika tidak salah ada kejadian seperti bom meledak) lalu para peserta maraton berpencar; yang teman-teman SMP memilih jalan sesuai jalan maraton tersebut; saya, wanita jepang, banci gendut, dan pria kekar (3 orang yg tidak saya kenal) memilih belok kiri memilih masuk ke sebuah lift, entah lift apa itu. Wanita jepang itu cukup seksi dan cantik jadi mimpi kali ini cukup menggairahkan, kembali ke topik... setelah dalam lift tersebut saya dan 3 orang tadi bertemu dengan si 'Pembawa pesan'. 
     Dia si'Pembawa Pesan' style nya cukup keren dengan menggunakan jubah, kemeja, kaca mata hitan dan sebuah scythe. Seperti yang saya sebut "Si Pembawa Pesan" dia membawa sebuah misi untuk kami, saya tak tahu jelas misi apa itu, tapi kalau tidak salah misinya itu membongkar seperti bos mafia cina. Saya dan yang lainnya tak percaya akan misi tersebut, lalu si'Pembawa Pesan' memberikan waktu kepada kami untuk menyelesaikan misi tersebut. Saat pria kekar sedang berhura-hura, saya, wanita jepang dan banci gendut sedang duduk di restoran (entah restoran apa dan dimana) si'Pembawa Pesan' datang lagi, dan dia memperingatkan kami untuk segera menyelesaikan misi tersebut, lalu si'Pembawa Pesan' entah bertanya apa kepada kami yang pasti saya menjawabnya: "Ini gara-gara si banci gendut  itu" lalu si'Pembawa Pesan' langsung membacok si banci gendut itu dengan scythenya dan saya dan yang lainnya seketika percaya akan misi tersebut.
     Waktunya berasi, mungkin itu kata yang tepat untuk mengawali misi kami. Kami memakai peralatan untuk menyelesaikan misi tersebut; pria kekar menggunakan baju merah dengan tangan kosong, wanita jepang menggunakan pakaian seksi dan dual pedang, dan saya menggunakan kemeja putih dan berdasi merah menggunakan dual handgun. Lalu kami berasi layaknya ada di film action. Pada akhirnya saya dan wanita jepang berada di gudang yang berisi banyak benda kerajinan yang terbuat dari emas, lalu pada saat saya dan wanita jepang ada di sanadatanglah seperti 'Bos Mafia China' dia berstyle cukup keren dengan; jas berwarna hitam dan ada pedang di pinggang nya. Lalu datanglah si pembawa pesan, dia datang untuk membantu kami dan disinilah saatnya perang, tapi sayangnya saya terbangun saat momen ini.

Postingan populer dari blog ini

Hidup yang Aku Inginkan, Mimpi 11

Mimpi --/--/2016 Hari-hari dijalani seperti biasa, tidak ada yang menarik ataupun tanda-tanda yang spesial tapi malam ini aku mendapati mimpi yang spesial... kisaran pukul 3 pagi aku mendapati mimpi ini... Ada tiga orang sosok yang mendatangi rumahku saat itu. tiga sosok itu masih blur  dari kejauhan, tidak jelas siapa ke-3 orang itu. Perlahan-lahan mereka menghampiri rumahku, akhirnya mereka masuk ke dalam rumahku. Saat itu aku tidak tahu mereka, aku sedang berada di dalam kamarku, salah satu tempat terindah di dunia. Mereka bertiga duduk di kursi di ruang tamu, aku tidak peduli siapa itu tapi, tidak lama orang tuaku memanggil ku untuk keluar kamar dan menemui tamu-tamu itu. Aku pun mematuhi perintah orang tuaku dan segera keluar kamar. Aku ingat saat itu aku mengenakan baju koko berwarna putih dan celana bahan hitam yang biasa aku kenakan untuk pergi ke masjid. Yah... aku keluar dari duniaku. Aku keluar kamar dan menemui tamu-tamu tersebut, aku lihat wajah-wajah ta...

Taming, Mimpi 14

14/03/2017       Mimpi ini aku dapati saat sedang tidur siang di hari selasa, hari ini tidak sekolah, karena ada kegiatan OSN di sekolah ku.      Di hutan entah berantah, di hutan dengan pepohonan yang sanggat besar dan tinggi, pohon-pohon itu terlihat seperti pohon cemara, tepatnya seperti hutan RedWood di game ARK. Di Redwood ini ada sebuah koloni manusia yang terdiri dari anak-anak kelas ku. Pakaiannya persis seperti hide cloth di game ARK. Hutannya sangat indah, dengan pepohonan dan bioma yang khas. Tapi ada yang aneh disini, di sini aku menikah dengan si SJR. Pernikahannya dilangsungkan di tengah hutan Redwood tersebut, jika tidak salah saat itu waktunya adalah pagi hari dengan masih berkabut. Semua orang di koloni kami mengucapkan selamat, ada banyak yang aneh mengapa aku bisa mendapatkan si SJR, ada juga yang terkejut seraya berkata "Cieeee, edan euy maneh bisa meunangkeun si eta." Tapi ucapan selamat yang paling aku ingat adalah...

Vila, Mimpi 13

12/03/2017    Barudak kelas ku (XII A6) sedang berlibur ke vila, entah vila itu berada di mana, yang jelas jenis bangunan vilanya adalah berarsitektur seperti gedung putih, ya seperti vila jaman dahulu, cat nya berwarna putih, dan cukup besar untuk kami. Entah mengapa saat  kami sudah berada di vila tersebut, bukannya kami bersenang-senang malahan kami belajar. Hanya sebagian dari kami yang mengikuti pelajaran di vila itu, tidak tahu pelajaran apa itu jelasnya. Sebgian lagi kalau tidak salah telat atau jam siang, yang jelas sebagian (absen atas) ada di kelas ini. Kelas ini seperti kelas di SSC saat aku SD hanya saja bangukunya adalah pergabungan antara bangku tempat les dan bangku sekolah (kelas 12). Aku tidak ingat pelajaran apa itu, tapi saat dipenghujung jam terakhir, saat pergantian kelas, tiba-tiba ada temanku bernama si Depanku tiba-tiba pingsan dan kejang-kejang. Refleks semuanya melihat padanya, semua orang terheran-heran mengapa dia bisa seperti itu. Tidak la...