--/--/---- Hmmm... Aku rasa aku berada di tempat yang sudah tidak asing bagi ku. Langit biru dengan beberapa gundukan awan putih, mataku melihat ke langit. Sudah lama rasanya aku tidak mengunjungi tempat ini sudah hampir 1 tahun mungkin atau lebih. Tempat yang dulu mempunyai kenangan indah, takpernah ku lupakan, belakang masjid. Dulu di sini aku sering sekali bermain bersama teman temanku, bermain bola dan lainnya, tapi kini aku di sini bukan untuk bermain, aku berada di tempat ini di dunia mimpi. Terlihat seperti ada dua kelompok besar yang beranggotakan teman-teman ku. Entah berapa orang yang jelas sangat banyak, tempat ini serasa bertambah luas. Aku lihat ini seperti ada permainan "perang-perangan", ada dua kubu kalau tidak salah kubu merah dan kubu biru atau biru untuk yang pro islam dan merah untuk kontra islam. Ya, kami seperti bermain permainan perang seperti catur atau video game civilization, bermain dengan bergiliran anta...
--/--/---- Aku pada saat itu sedang mengendarai mobil bersama dengan keluarga ku. Mengendarai sebuah mobil mini bus (VW combi) berwarna hijau pastel dan putih dengan corak khasnya mobil tersebut. Dingin sekali rasanya, cuaca hari ini memang sangat dingin dan bersalju. Sekarang bukan hanya bersalju, sekarang sudah mulai badai salju. Teriakan angin begitu kencang dan hujanan salju yang lebat menutup pandangan kami saat berkendara. Terlihat samar-samar dihadapan ku sebuah rumah besar, tak habis pikir, badai salju yang menghantui kami, kami pun langsung menuju ke rumah besar tersebut atau kami sebut vila. Keluarga kami beranggotakan aku (sebagai kakek-kakek), seorang bapa, ibu dan dua orang anak, yang satu perempuan (kira kira 18 tahun) dan yang satu laki-laki (kira-kira 10 tahun). Kami menepi ke sebuah vila. Dari luar vila tersebut seperti bangunan klasik yang kuat dengan nuansa kayu jatinya. Tak lama kami memasuki vila tersebut. Tidak banyak kata yang diucapkan saat masuk, hanya s...